Kamis, 20 Februari 2014

Hasil Olimpiade MIPA 2014

Parungponteng, Rabu 19 Februari 2014 Pelaksanaan Olimpiade MIPA
DAFTAR NILAI HASIL OLIMPIADE IPA TERPADU
NO
NAMA PESERTA
ASAL SEKOLAH
JUMLAH NILAI
RANKING
1
AI SARIPAH
SMP 1 ATAP SODONGHILIR
57
2
2
ICHA APRILIZA
MTs.CIPAINGEUN
30
10
3
RIANA SUKMA DEWI
MTs.AL-ASAS
41
3
4
WILDA YUNINGSIH
MTs.AL-HUDA
16
30
5
DELIS NURAISAH
MTs.MIFTAHUL ULUM
21
24
6
SRI EVIYANA
SMPN 1 PARUNG PONTENG
25
16
7
SISMA
MTs.SIRATUL FALAH
18
28
8
RONA SANTIA
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
31
9
9
EVI ROHMATILAH
MTs.AL-IHSAN
23
19
10
AI MONA SILVIA
MTs.AL-HUDA
22
22
11
SOPIAH
MTs.MIFTAHUL ULUM B.M
18
28
12
RIDWAN
MTs.DARUS SALAM
16
30
13
AGNIYA
SMP 1 ATAP SODONGHILIR
63
1
14
ANI NURHIDAYAH
MTs.AL-ASAS
0
38
15
ALVI NUR ASSIFA
SMPN 1 PARUNG PONTENG
27
13
16
SANDI ALFIANSAH
SMPN 1 PARUNG PONTENG
27
13
17
PENA ANNISA
SMP 1 ATAP SODONGHILIR
37
4
18
SITI KULSUM
SMPN 1 PARUNG PONTENG
23
19
19
YUNI SUSIANI
MTs.DARUS SALAM
34
6
20
HESTI LESTARI
MTs.AL-ASAS
21
24
21
ADE RENI Y
MTs.AL-ASAS
23
19
22
ELIVIRA MAULIDA
MTs.MIFTAHUL ULUM GB
32
8
23
EUIS NITA
SMPN 1 PARUNGPONTENG
19
27
24
ITA LUKITASARI
SMPN 1 PARUNGPONTENG
25
16
25
INTAN FEBRIANI
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
6
37
26
IRMA SARI
MTs.AL-IHSAN DANGDEUR
10
36
27
EUIS NURJANAH
MTs.AL-IHSAN DANGDEUR
21
24
28
RAMA
MTs.DARUS SALAM
35
5
29
ROHENDI MUTAQIN
SMPN 1 PARUNGPONTENG
29
12
30
VINA RIYANI SARI
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
22
22
31
ANGGA
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
16
30
32
FAJRI
MTs.AL-IHSAN DANGDEUR
16
30
33
WIDURI
SMPN 1 PARUNGPONTENG
30
10
34
EVA SILVIA DESI
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
14
35
35
RIKE JANIS PARERA
MTs.AL-IHSAN DANGDEUR
16
30
36
EVA
SMPN 1 PARUNGPONTENG
27
13
37
AI SAPIRA
SMPN 1 PARUNGPONTENG
33
7
38
DINA MARLIENA PUTRI
SMPN 1 PARUNGPONTENG
24
18
PEMERIKSA 2
PEMERIKSA 1
LAELASARI FITRIYANTI, S.Pd
YADI CAHYADI ABDULAH, S.Pd

DAFTAR NILAI HASIL OLIMPIADE MATEMATIKA
NO
NAMA PESERTA
ASAL SEKOLAH
JUMLAH NILAI
RANKING
1
DITA TIARA NISA
SMPN 1 PARUNGPONTENG
40
6
2
AGUN GUNAWAN
MTs.SIRATULFALAH
34
12
3
SITI NURHASANAH
MTs.AL-ASAS
30
14
4
NURUL FAHMI IDRIS
SMPN 1 PARUNGPONTENG
20
24
5
EES ESTILAWATI
MTs.MIFTAHUL ULUM GB
30
14
6
ANISA PURWANI
MTs.AL-ASAS
33
13
7
FADILA P
SMPN 1 PARUNGPONTENG
37
9
8
CICI NURSITI
MTs.AL-HUDA
18
26
9
DELA KARTINI
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
25
19
10
RESTI ROSITA
SMPN 1 PARUNGPONTENG
14
31
11
SITI ROHANIATI
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
17
28
12
NIZAR AKBAR
MTs.AL-ASAS
30
14
13
LIA WATI
MTs.MIPTAHUL ULUM GB
18
26
14
WIDDY ERLINASARI
SMPN 1 PARUNGPONTENG
46
5
15
M.SILMI MUBAROK
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
51
4
16
LASTRI LESTARI
SMPN 1 PARUNGPONTENG
17
28
17
NINDA
SMPN 1 ATAP SODONGHILIR
56
3
18
YUSWANDI NASID A
SMPN 1 PARUNGPONTENG
58
2
19
SHERLY APRILIANTI I
SMPN 1 PARUNGPONTENG
25
19
20
RIVA FAUZIAH
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
27
18
21
SITI ROSIAH
MTs.DARUL FALAH CIBUNGUR
35
11
22
EUIS SITI AISAH
MTs.AL-HUDA
21
23
23
SAEPUL ULUM
MTs.SIROTUL FALAH
36
10
24
LAELASARI
MTs.AL-IHSAN
16
30
25
RIZKA ANISA H
SMPN 1 PARUNGPONTENG
25
19
26
DZUL AZIZ AL-HASBI
MTs.MIFTAHUL ULUM GB
24
22
27
ACEP ABDUL L
MTs.CIPAINGEUN
60
1
28
ALAN
MTs.DARUS SALAM
30
14
29
ERNA
MTs.MIFTAHUL ULUM BM
20
24
30
RISMA ANDINI
MTs.AL-ASAS
38
8
31
GINA SONIA
SMPN 1 PARUNGPONTENG
39
7
PEMERIKSA 2
PEMERIKSA 1
LISMAWATI, S.Pd
ELA NURLAELA SARI, S.Pd


Selasa, 04 Februari 2014

Pengumuman CPNS K2


Selasa, 04 Februari 2014 16:54
Jakarta – Humas BKN, Wakil Kepala BKN selaku Ketua Pokja Tim Pengolahan LJK Panselnas 2013 Bima Haria Wibisana menyampaikan bahwa kemungkinan pengumuman baru bisa dilihat Rabu siang (5/2/2014 – red). Pernyataan tersebut disampaikan Bima Haria Wibisana menjelang pengumuman kelulusan tenaga honorer kategori II di Media Center Kementerian PAN & RB, Selasa (04/2/2014).

Selanjutnya Bima menambahkan bahwa rencananya hanya yang lulus seleksi saja yang akan diumumkan. Hal ini demi efisiensi. “Agar efisien, yang lulus saja yang diumumkan nama dan nomornya,” jelas Bima. Bima menyampaikan bahwa sedikitnya terdapat 600 ribuan tenaga honorer kategori II (K.II). sehingga menurut Bima tidak memungkinkan untuk diumumkan semua. Bima juga mengatakan bahwa semua dokumen akan diserahkan ke daerah atau instansi  masing-masing seperti halnya hasil tes jalur umum.

Sementara itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN & RB) Azwar Abubakar mengatakan, Panselnas melibatkan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) untuk mengamankan hasil kelulusan honorer K-II dimaksud. “Lemsaneg memasang watermark, agar hasilnya tidak dapat diutak-atik oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” ujar Azwar Abubakar. Menteri juga menegaskan bahwa dalam menentukan kelulusan PNS dari honorer K-II ini, Panselnas tetap memberlakukan  passing grade. Panselnas menerima masukan, aspirasi dan afirmasi dari berbagai daerah sehingga passing grade satu daerah dengan daerah lain tidak sama.

Website resmi Kementerian PAN & RB melansir bahwa untuk K.II tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga penyuluh yang masa kerjanya lebih lama dan usianya lebih tua, masing-masing diberikan tambahan skor, sedangkan untuk tenaga administrasi tidak diberikan. Misalnya pegawai yang mendapat SK pada tanggal 1 Januari 2005, dia tidak mendapat tambahan skor. Tapi untuk tahun dibawahnya seperti 2001-1999 akan mendapat tambahan skor. Makin lama mengabdi di suatu instansi, makin besar tambahan skornya.

Pengumuman K.II itu bersifat final dan akan dimuat di website Kementerian PAN & RB (www.menpan.go.id)  dalam bentuk PDF. Sub


Minggu, 02 Februari 2014

PENGUMUMAN HONORER K2

Pengumuman Honorer K2 Tanggal 5 Februari

DIBUAT PADA 29 JANUARI 2014
Dilihat: 202
Cetak
20140229 k2
JAKARTA – Pemerintah menetapkan pengumuman hasil tes CPNS dari Tenaga honorer kategori 2 akan dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2014, melalui website Kementerian PANRB yang akan direlay oleh masing-masing instansi penyelenggara. Tetapi untuk Papua dan Papua Barat menyusul beberapa hari kemudian.
“Berbeda dengan pengumuman test dari pelamar umum, pengumuman untuk honorer K-2 ini bersifat final, yaitu mereka yang lulus,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar dalam jumpa pers usai rapat koordinasi persiapan pengumuman hasil seleksi honorer K2, di Kementerian PANRB, Rabu (29/01).
Menteri yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Soetrisno dan Deputi SDM Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja itu menambahkan, ada tiga prioritas dalam penentuan kelulusan. Pertama, tenaga pendidik, kedua tenaga kesehatan dan penyuluh. “Lamanya masa pengabdian juga menjadi pertimbangan. Demikian juga dengan kabupaten yang masuk kategori daerah perbatasan,” tambahnya.
Secara umum, honorer kategori 2 yang mengikuti tes CPNS berpendidikan SLTA sampai D3. Dari sekitar 600 ribu peserta, sekitar 250 ribu diantaranya adalah tenaga pendidik. Untuk guru, diperkirakan sekitar 100 ribu yang akan diterima. (ags/HUMAS MENPANRB)
Honorer K2 Berdasarkan Masa Kerja
NoMasa kerjaJumlah%
1Ø  2004
253.797
41,94
22003 – 2004
245.391
40,55
32001 - 2001
42.516
7.03
41997 - 2001
35.862
5.93
5< 1997
27.593
4.56
Jumlah
605.179
100
Honorer K2 Berdasarkan Usia
NoUsiaJumlah%
1< 27
93
0.02
227 - 33
248.417
41.05
334 - 45
301.708
49,35
4> 45
54.961
9.08
Jumlah
605.179
100
Honorer K2 Berdasarkan Jabatan
NoJabatanJumlah%
1Pendidik
254.774
42.10
2Kesehatan
17.124
2.83
3Penyuluh
5.585
0.92
4Teknis/Adm
327.696
54.25
Jumlah
605.179
100
Honorer K2 Berdasarkan Pendidikan
NoPendidikanJumlah%
1SD – SMP
68.346
11.29
2SMA – D.III
457.656
75.62
3S1/DIV-S3
79.177
13.08
Jumlah
605.179
100
Jumlah tenaga honorer yang lebih dari 1.000
Instansi
< 5000
5000 - 4000
4000 - 3000
3000 - 2000
2000 - 1000
Kab/Kota
11
10
15
32
118
Provinsi
1
-
-
-
3
K/L
3
2
-
1
1
Jumlah
15
12
15
33
112
Jumlah instansi yang jumlah honoernya kurang dari 1000
Instansi
1000 - 500
500 – 100
100 – 50
Ø  50
Kab/Kota
101
162
21
26
Provinsi
1
12
6
9
K/L
3
5
3
66
Jumlah
105
179
101
30

Pengelolaan Keuangan

5T, Piranti Bagi Pengelola Keuangan ________________________________________ Bogor (Pinmas)— Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) adalah unit eselon I terbesar di Kementerian Agama dari sisi anggaran. Setidaknya, 80 persen dari postur anggaran Kementerian Agama berada pada Ditjen Pendis. Hal ini tentu memberi tantangan sendiri dalam pengelolaan anggaran. Direktur Pendidikan Madrasah Nur Kholis Setiawan menegaskan pentingnya pola manajerial yang baik sehingga program-program Ditjen Pendidikan Islam dapat dilaksanakan secara optimal. Hal sama juga diperlukan dalam penyusunan setiap laporan kegiatan. “Terkait program dan terkait juga pelaporan, harus dimanage lebih baik,” kata Nur Kholis Setiawan saat membuka acara Sosialisasi Pengelola Keuangan serta Sosialisasi Sistem akutansi instansi (SAI) Pada Lembaga Pendidikan Islam, di Bogor, kemarin (1/12). Terkait hal itu, Nur Kholis menekankan pentingnya lima langkah yang terangkum dalam gerakan 5T (lima T); Tepat perencanaan, Tepat Program, Tepat Sasaran, Tepat Laporan Keuangan dan Administarasi, serta Tepat Monitoring dan Evaluasi. “Di dalam pelaksanaan unit kerja kita masing masing, lima ‘T’ tadi merupakan piranti yang tidak bisa ditawar. Semua tergantung lima ‘T’ tadi,” tukasnya. Tepat Perencanaan. Nur Kholis meminta agar program-program di Ditjen Pendidikan Islam berbasis pada perencanaan yang bervisi dan bermimpi jauh ke depan. Perencanaan juga diharapkan berbasis analisis kebutuhan memajukan dunia pendidikan Islam. “(bukan sebaliknya) Perencanaan muncul setelah mendapat anggaran dan setelah pagu indikatif, itu namanya hanya menghabis-habiskan anggaran saja,” kata Nur Kholis menegaskan pentingnya posisi perencana yang baik dalam melihat tantangan yang dihadapi. Tepat Program. Menurut Nur Kholis, program Ditjen Pendidikan Islam harus dilakukan selaras dengan ketersediaan logistik yang dipunyai. Tepat Sasaran. Agar program penyaluran dana Bantuan Sosial (Bansos) dan pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) tepat sasaran, ujar Nur Kholis, perlu dukungan data dan proses verifikasi dalam pelaksanaan Barjas dan penyaluran Bansos, “jika dua hal ini baik, pasti membuat efek domino bagi yang lain,” katanya. Terkait tepat sasaran, Nur Kholis menggarisbawahi pentingnya skala prioritas. Menurutnya, program yang memang wajib didahulukan, maka harus diprioritaskan. “Ma tsabata bi sysar’i muqoddamun ala ma tsabat bis syarthi,” paparnya menyitir salah satu kaidah dalam kitab Jam’ul Jawami’ yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang diwajibkan hal yang berbasis Syara’, maka wajib didahulukan daripada sesuatu yang ditetapkan syarat. Tepat Laporan dan Administrasi. Menurutnya, negara menganut sistem kepatuhan. Karenanya, seseorang tidak dibenarkan melampaui tujuan dari apa yang ditetapkan. “Meskipun bertujuan baik,” terangnya. Nur Kholis meminta semua pihak untuk melaksanakan aturan dengan baik, tidak mudah berijtihad tapi dengan menyalahi ketetapan. Tepat Monitoring dan Evaluasi. Monev yang dilaksanakan dengan baik, akan dapat mengidentifikasi pelaksanaan program dan kegiatan yang relevan dan tidak relevan. (sholla/mss) (Ade Nuryan)